- 8 April 2026
- Posted by: admin3460
- Categories:
PGRI dalam Menjawab Tantangan Era Serba Digital: Transformasi Kompetensi dan Pedagogi
Navigasi Tantangan di Ruang Kelas Digital
Beberapa isu krusial yang menjadi fokus utama PGRI dalam merespons era digital meliputi:
-
Disrupsi Kecerdasan Buatan (AI): Bagaimana guru dapat menggunakan AI sebagai asisten pengajaran tanpa mengorbankan nalar kritis siswa.
-
Keamanan dan Etika Siber: Pentingnya membekali guru dan siswa dengan pemahaman tentang privasi data, perlindungan identitas digital, dan etika berkomunikasi.
-
Paradoks Informasi: Mengubah pola pengajaran dari pencarian informasi menjadi kurasi dan analisis informasi di tengah banjir data.
Strategi PGRI: Membangun Guru Digital yang Berdaulat
PGRI melakukan langkah-langkah transformatif untuk memastikan pendidik Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produser inovasi melalui tiga pilar aksi:
1. Akselerasi Literasi Digital melalui SLCC
2. Reorientasi Peran Guru: Dari “Sage on the Stage” ke “Guide on the Side”
3. Advokasi Kesetaraan Akses Digital
PGRI aktif mendorong pemerintah untuk memastikan bahwa transformasi digital tidak menciptakan kesenjangan baru. PGRI menyuarakan pentingnya ketersediaan perangkat dan konektivitas bagi sekolah-sekolah di daerah pinggiran, agar seluruh guru dan siswa memiliki peluang yang sama dalam ekosistem digital.
Menjaga “Ruh” Pendidikan di Tengah Teknologi
“Di era serba digital, teknologi boleh menggantikan buku teks, tetapi tidak akan pernah bisa menggantikan kehangatan bimbingan seorang guru. PGRI berkomitmen menjadikan teknologi sebagai alat untuk memanusiakan manusia.”